Senin, 22 Oktober 2012
AKIBAT PERCERAIAN ORANG TUA
hidup bhagia bersama kluarga adalah impian smua orang, mempunyai kluarga yg komplit sangatlah menyenangkan slalu ada gurau tawa saat brsama, tp itu tdak pernah trjadi dalam kehidupanku sejak kecil aku tak prnah merasakan senang dalam rumah, smua itu krna akibat perceraian orang tua aku tdk menyalakan mereka krna mereka bukan anak kecil otak'nya pun masih normal mungkin mereka brpikir hany dgn bercerai smua masalah akan selesai, klo masalah mereka sdah selesai trus bgaimana dgn masalahku apakah akan selesai jg "TIDAK" apakah mereka memikirkan aku bgaimana nasibku nanti, harus ku akui hanya ibu dan nenek yg peduli aku kagum pada sosok seorang ibu yg rela meninggalkan bahagianya demi aku anaknya. tdk peduli siang ataupn malam mengabaikan rasa sakit peri itu smua demi anak, trus bgaimana peran seorang ayah yg sharusnya melindungi kluarga dan memberi nafkah. Malah bersenang2 dgn istri barunya. Mungkin bagi kalian ayah adalah sumber khidupan atau laksana dewa penolong. Tp tdk bagiku... Bagiku seorang ayah adalah sumber bencana dan musuh besar dalam kehidupanku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar